When you experience Planet Earth, the positive vibration of your energy will emanate out like a stone thrown into water, touching our planet and every living thing on it. As you rise higher, you take the world with you. From The Secret to you, here is Planet Earth - our home.
17-an kemarin, untuk yang kesekian kalinya, lagi-lagi gw hanya bisa mengikuti upacara kenaikan bendera yang di istana merdeka via tipi itu pun streaming pula :(
Dari dulu gw pengen bgt mo ikutan upacara di istana merdeka, moga-moga taon depan deh ^^
Jadi intinya udah 6 taon gw ga pernah upacara bendera tepatnya setelah kelar dari SMU :parah.parah.parah:
tapi bukan berarti jiwa nasionalisme gw gda, bukan berarti pula gw ga cinta ma negeri ini.
Sebagai kaum muda bangsa ini, walaupun sampai sekarang gw belom ngasi sesuatu yg berarti buat ibu pertiwi (soalnye mpe skg gw blm buat NPWP :p) tapi setidaknya gw ga make narkoba, gw kalo jalan selalu di sebelah kiri walopun kadang kalo nyebrang ga lewat jembatan penyeberangan :D, ya setidaknya gw ga ikut2an buat riweh di negeri Indonesia yang udah ribet ini, hehehe...
Ni team perjalanan kali ini ^^
G.u.e
Ervina Panilaya as a model
Andreas as a photographer
Dan dalam rangka memperingati HUT RI ke-65 sekalian ngisi liburan juga, gw ma temen-temen gw sepakat untuk berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai wujud nasionalisme karena sebagai anak bangsa harus lebih mengenal bangsanya yang kaya akan keanekaragaman, walaupun sebenarnya ada maksud terselubung dari niat yg tulus dan mulia ini (biarlah hanya kami dan Tuhan yang tahu...)
Nitra maskotnya TMII
Perjalanan kali ini dimulai di siang hari dengan suasana dan cuaca Jakarta yg bagi gw sangat mendukung, mendung-mendung gimana gethoo, jadi asik bgt buat jalan-jalan di outdoor. Hari itu TMII ga rame-rame bgt, pengunjungnya kebanyakan rombongan keluarga dan turis asing. Untuk informasi, tiket masuk TMII Rp.9.000. Kita mutusin nyewa sepeda buat muterin TMII yang luasnya segede gambreng. Sewa sepeda Rp.10.000/jam.
Ga semua anjungan daerah dari masing-masing provinsi kita masukin karena keterbatasan waktu sewa sepeda (walopun akhirnya nambah 1jam lagi) dan memang hari itu ga semua rumah adat yang buka karena gda petugasnya yang jaga, padahal di dalam rumah adat ini masih banyak budaya-budaya yang bisa kita liat seperti busana tradisional, upacara adat, kesenian, peralatan dan senjata
Ada beberapa juga wahana yang ga beroperasi seperti Taman Burung, Museum, Istana Anak-anak, Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Pasar Buku Langka, Theater 4 dimensi dan SnowBay (lagi renovasi). Tapi tetep aja perjalanan hari itu seru bgt, jarang-jarang bisa nemu tempat seluas itu di Jakarta bisa buat lari-larian, mo salto jungkir balik plus guling-gulingan, ato mo maen bola ngajak se-RT juga muat ^^
Demikian oleh-oleh dari TMII yang bisa gw share, moga bermanfaat, kalo ada waktu datanglah berkunjung ke TMII, banyak hal yang bermanfaat di sana dari pada cuma muter-muter di mall :p
Awalnya sih gara-gara ga nemu video klip dari lagunya Jamrud yang Sydney 090102 di Internet, gw dah ngoprek2 dari yg namanya youtube dan temen2nya, nanya ma mbah google juga gda hasil. Memang pada dasarnya ni lagu blom dibuatin video klipnya pada hal lagunya ajib punya gan. Sebenarnya ada sih yg nge.upload ni lagu di youtube, tapi video klipnya ada poto2 muke narsis yg nge.upload, ga bgt kalo menurut gw (sowriii ^^), ya jadi gw berinisiatif buat video klip sendiri (horraaaiii..)
Jujur ne pengalaman pertama gw dgn movie maker, walaupun sebelumnya gw dah tau tapi gw ga pernah nyentuh tuh aplikasi soalnya gw kga tertarik ma yg berbau2 design grafis gitu. Gw gda jiwa seni bo', tapi gw penikmat keindahan, tapi bukan yang "membuat", hehehe...
Ribet sih, jadi kga doyan gw :p
Dulu waktu jaman2nya kuliah, anak kosn gw sering buat yg kaya gini2an, buat dijadiin kado kalo pacarnya ultah, jadi lagu kesukaannya dijadiin backsoundnya, trus poto-poto yang kga jelas bentuknya dideretin jadi video klipnya. Boleh juga..,, boleh juga ngiritnya, wuakakakaka..., cuma modal cd blank :p
Gw buat video klipnya pake windows movie maker bawaan si windows jadi kga usah repot lagi nyari-nyari aplikasi movie maker. Yah buat pemula ini, hehehe...
Pertama-tama, gw download lagu Jamrudnya, terus nyari picture-picture yang lucu buat dimasukin di videonya, kan ga lucu juga kalo pake muke gw yg jd artis klipnya. Picturenya gw usahain yg ada kaitannya ma isi lagunya. Bear rada-rada nyambung gitu ceritanya. Terus udah semuanya ngumpul, baru dah gw mulai dengan windows movie maker. Rada-rada ribet sih menurut gw nyocok-nyocokin lagu, musik ma gambarnya. Tapi setelah diedit sana-sini, akhirnya jadi juga video klipnya Jamrud - Sydney 090102 karya gw walaupun ala kadarnya tanpa efek-efek yang wuaahhh. Ni hasil video klipnya sesudah gw upload ke youtube, cekidot
Demikian judul renungan itu, saia ambil dari buletin pemuda salah satu gereja. Menarik menurut saia. Begini ceritanya...
Seorang profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”
Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya.”
“Tuhan menciptakan semuanya?” tanya profesor sekali lagi.
“Ya Pak, semuanya..” kata mahasiswa itu.
Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.”
Mahasiswa itu terdiam dan tidak bias menjawab hipotesis profesor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”
“Tentu saja” , jawab si profesor.
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”
“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?” tanya si profesor diiringi tawa mahasiswa lainnya.
Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataanya Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460oF adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata “dingin” untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”
Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”
Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”
Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah Pak. Gelap itu tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tidak adanya cahaya. Cahaya bias kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”
Dengan bimbang profesor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”
Terhadap pernyataan si profesor, mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, “kejahatan” adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”